Selasa, 19 April 2011

GAMBARAN PERAN PERAWAT SEBAGAI PENDIDIK (EDUCATOR) PADA PENDERITA STROKE DI RUANG TERATAI, ICU DAN POLI SARAF RSUD DR.


Abstrak


Stroke merupakan penyakit nomor tiga di Indonesia yang mematikan setelah jantung dan kanker. Bahkan saat ini Indonesia merupakan negara dengan jumlah stroke terbesar di Asia, Stroke banyak terjadi terutama pada penderita diatas usia 50 tahun. Dari data RSUD Dr. S pada tahun 2008 sebanyak 1218 penderita, dan pada data tahun 2009 terdapat 1356 penderita, jadi dari tahun 2008 sampai 2009 terdapat peningkatan 11% penderita stroke. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Peran Perawat Sebagai Pendidik (Educator) Pada Penderita Stroke di Ruang Teratai, ICU dan Poli saraf RSUD Dr.Soegiri Lamongan.

Penelitian ini menggunakan desain deskriptif, dengan sampel sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan sampling adalah sampling jenuh. Pengumpulan data dengan kuesioner tertutup. Pengolahan data dan analisa data dengan editing, scoring, coding, tabulasi dan disajikan dalam bentuk narasi kemudian dilakukan penarikan kesimpulan.

Berdasarkan hasil penelitian dari 30 responden didapatkan hampir seluruhnya responden yaitu 26 perawat atau 86,7% memiliki peran yang baik dalam memberikan pendidikan pada penderita stroke. Diketahui juga bahwa sebagian kecil responden yaitu 4 orang atau 13,3% memiliki peran yang sedang dalam memberikan pendidikan pada penderita stroke.

Kesimpulan dalam penelitian ini hampir seluruh perawat memiliki peran yang baik dalam memberikan pendidikan pada penderita stroke. Rujukan dalam penelitian ini perawat harus memberikan informasi dan pendidikan kesehatan kepada penderita stroke dengan baik dan lebih kooperatif dalam tindakan keperawatan.


Kata kunci : peran perwat , pendidik (educator), stroke

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar